Author: Bendu

Pecinta Rendang Wajib Tahu, Jumlah Kalori Rendang dan Nutrisinya

No Comments

Rendang merupakan salah satu makanan khas Indonesia dan menjadi favorit sebagian besar orang. Bahan dasar rendang adalah daging, santan, cabai, rempah-rempah khas Indonesia dan biasa disantap dengan nasi hangat. Namun, tahukah kamu berapa banyak jumlah kalori rendang?

Rendang memiliki cita rasa khas yang lezat dan lembut sehingga tidak heran banyak orang yang menyukainya. Meskipun begitu, ternyata rendang memiliki kandungan kalori yang tinggi sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi setiap hari.

Jumlah Kalori Rendang

Kandungan kalori yang tinggi pada rendang umumnya disebabkan karena bahan utama rendang adalah daging sapi. Selain daging sapi, ada juga rendang dengan variasi daging lain, seperti daging ayam, domba hingga daging bebek.

Rendang memiliki kandungan kalori sekitar antara 450-500 tergantung ukuran dan jenis bahan yang digunakan. Kandungan rendang dengan daging sapi setiap saru porsi atau sekitar 318 gram kandungan kalorinya mencapai 545 dan sebagian besarnya (322) berasal dari lemak.

Selain kalori, rendang mengandung nutrisi jenis lainnya, seperti natrium, kalium, karbohidrat dan serat makanan. Rendang juga memiliki kandungan protein sebanyak 48 gram dalam 1 porsi rendang. Kandungan lain dalam makanan khas Padang ini adalah Vitamin A dan C serta kaya akan mineral berupa zat besi dan kalsium.

Nutrisi pada Rendang

Berikut adalah kandungan nutrisi dalam 100 gram rendang:

  • Energi 815 kj
  • 195 kkal
  • Lemak 11,07 gr
  • Lemak Jenuh 6,482 gr
  • Lemak tak Jenuh Tunggal 2,708 gr
  • Lemak tak Jenuh Ganda 0,802 gr
  • Kolesterol 29 mg
  • Protein 19,68 gr
  • Karbohidrat 4,49 gr
  • Serat 1,7 gr
  • Gula 1,31 gr
  • Sodium 184 mg
  • Kalium 373 mg

Tips Sehat Konsumsi Rendang

Karena jumlah kalori rendang yang cukup tinggi, kamu tidak disarankan untuk mengonsumsi rendang terlalu sering. Berikut adalah beberapa tips mengonsumsi rendang yang benar dehingga nutrisi dan gizi tetap terpenuhi.

  • Perhatikan kandungan nutrisi

Karena tinggi lemak, rendang daging sapi memiliki jumlah kalori yang cukup tinggi. Jika kamu ingin menurunkan berat badan, maka kamu perlu mengonsumsi lemak yang lebih rendah daripada protein dan karbohidrat. 

Perbandingan rasio yang baik untuk asupan lemak dan protein ketika sedang program diet adalah 1:3. Karena setiap orang memiliki bentuk tubuh yang berbeda, sehingga rasio asupan nutrisi juga berbeda.

  • Variasikan rendang

Untuk menghindari kandungan kalori yang tinggi pada rendang daging sapi, ada alternatif rendang lain yang lebih aman untuk tubuh. Kandungan lemak dan kalori pada rendang dengan dada ayam dinilai lebih rendah daripada rendang daging sapi, daging bebek, daging domba dan paha ayam.

Walaupun rendang dengan daging ayam tanpa kulit tidak selembut jenis daging lainnya, namun kamu bisa mendapatkan rendang yang lebih rendah lemak dan kalori sehingga lebih aman dan sehat untuk tubuh.

Selain itu, mengurangi penggunaan santan, minyak, garam dan gula dalam pembuatan rendang juga dapat menurunkan jumlah kalori dalam rendang.

  • Perhatikan porsi

Terlepas dari kandungan kalori yang tinggi dalam rendang daging sapi, kamu masih dapat mengonsumsi makanan ini dengan memeprhatikan porsi makan.Jika kamu sedang dalam program diet, konsumsi rendang cukup setengah porsi dari biasanya dan tambahkan sayuran yang lebih banyak. Kandungan serat dalam sayuran dapat membuatmu menjadi lebih cepat kenyang.

Itulah beberapa informasi mengenai jumlah kalori rendang dan kandungan nutrisinya. Untuk mendapatkan tubuh yang sehat, jangan mengonsumsi rendang yang berlebihan dan jangan lupa untuk dipadukan dengan sayuran yang kaya serat.

Categories: Nutrisi

Tags:

Kenali 9 Ciri Hamil Anak Kembar Berikut Ini

No Comments

Apakah kamu bermimpi untuk mendapatkan hasil test pack hamil kembar ketika melakukan tes urin? Mari simak dan ketahui ciri hamil anak kembar berikut ini. Jangan sampai ada yang terlewat, ya!

Kenali 9 Ciri Hamil Kembar untuk Pedoman Kamu dan Suamimu

Memiliki anak adalah hal yang sangat didambakan oleh sepasang suami istri atau para calon orang tua. Terlebih lagi bagi mereka yang ingin memiliki anak kembar pada kehamilan yang dialami oleh para istri atau calon ibu.

Perlu dicatat dan diketahui, bahwa hamil anak kembar memiliki ciri tersendiri yang bisa kamu perhatikan dari kehamilan awal. Simak 9 ciri hamil anak kembar di bawah ini, ya!

1. Kenaikan berat badan di awal kehamilan 

Saat kamu hamil, pastinya berat badan kamu akan naik secara otomatis karena adanya janin yang ada di dalam kandunganmu.

Tapi tahukah kamu bahwa salah satu ciri hamil kembar adalah naiknya berat badan yang melebihi hamil normal biasa, yakni bisa sampai 4,5 kg lebih berat.Hal ini karena adanya dua janin yang ada di kandunganmu disertai dengan peningkatan ukuran rahim di dalam perutmu serta naiknya volume darah yang ada di tubuhmu.

2. Ukuran perut yang lebih besar 

Ukuran perutmu yang membesar melebihi hamil anak tunggal jelas menjadi ciri bahwa kamu sedang hamil anak kembar.

3. Sering sulit bernapas atau sesak napas 

Dengan adanya dua janin di perutmu membuat diafragma terdorong sehingga kamu sering mengalami sesak napas.

4. Meningkatnya hormon hCG 

human Chorionic Gonadotropin (hCG) akan mengalami peningkatan saat kamu mengandung hamil kembar. Hormon ini akan muncul saat kamu mengandung janin. Dengan adanya dua janin di perutmu, pastinya akan meningkatkan hormon ini pada tubuhmu.

5. Sering mengalami morning sickness 

Seringnya mengalami morning sickness atau mual parah adalah ciri hamil anak kembar berikutnya. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan hormon hGC, seperti yang sudah dijelaskan di atas, yang membuat kamu mengalami mual parah.

6. Merasakan pergerakan janin yang berbeda-beda dalam perut 

Hal ini biasanya merupakan ciri-ciri hamil anak kembar di trimester kedua. Kamu akan merasakan pergerakan janin yang muncul di dalam perutmu dalam beberapa pergerakan sekaligus atau dalam satu waktu.

7. Merasa lebih cepat lelah 

Dengan mengandung dua janin sekaligus di dalam perutmu, hal ini jelas akan mempengaruhi kekuatan fisikmu sebagai calon ibu dan orang tua. Kamu akan ‘membawa’ dua janin dalam perutmu di manapun dan kapanpun selama masa kehamilanmu.

Hal ini jelas akan bertambah parah saat usia kandunganmu semakin membesar. Perutmu juga akan ikut membesar dan kamu akan lebih cepat merasa kelelahan.

8. Hasil tes AFP yang tinggi 

Tes AFP adalah tes kehamilan yang memeriksa adanya cacat lahir bayi serta mengukur kadar protein bayi.

Biasanya tes ini dilakukan saat kamu sudah berada pada trimester kedua. Bagi kamu yang mengandung bayi kembar, maka hasil tes ini akan lebih tinggi dari biasanya.

9. Detak jantung yang terdengar ganda 

Saat perutmu diperiksa oleh dokter menggunakan alat ‘doppler’ yang berfungsi untuk mendeteksi adanya detak jantung janin, maka jika kamu memang mengandung anak kembar, dokter yang memeriksamu akan mendengar detak jantung ganda dalam kandunganmu.

Itulah 9 ciri hamil anak kembar yang wajib kamu ketahui sebagai calon orang tua. Semoga informasi yang sudah dijelaskan secara singkat di atas bisa bermanfaat bagi kamu dan pasanganmu, ya!

Inilah Perbedaan Keputihan Mau Haid dan Hamil

No Comments

Keputihan adalah hal lumrah yang biasa dialami oleh wanita. Beberapa keputihan memang tergolong normal, namun sisanya bisa jadi berbahaya. Keputihan sendiri bisa terjadi selama kehamilan dan mau haid. Mari kenali perbedaan keputihan mau haid dan hamil berikut ini.

Perbedaan Keputihan Saat Haid dan Hamil

Berikut adalah ciri dan perbedaan keputihan mau haid dan hamil yang bisa kamu pelajari.

1. Volume 

Perlu kamu ketahui bahwa salah satu perbedaan keputihan yang merupakan tanda kehamilan adalah dari segi volume. Keputihan yang terjadi saat kehamilan umumnya akan memiliki volume lebih banyak daripada keputihan saat mau haid atau menstruasi.

2. Waktu 

Untuk mengetahui bahwa keputihan yang kamu alami adalah tanda kehamilan, kamu harus memperhatikan waktu kemunculan keputihan tersebut.

Biasanya, keputihan akan muncul satu sampai dua minggu setelah pembuahan dan volumenya akan bertambah seiring dengan usia kehamilanmu.

3. Tekstur keputihan 

Tekstur keputihan adalah salah satu ciri perbedaan mau haid dan tanda hamil. Dari segi tekstur, tekstur keputihan yang lebih kental dari biasanya bisa menjadi tanda bahwa kamu sedang hamil muda.

4. Warna 

Terdapat perbedaan warna keputihan saat mau haid dan hamil. Keputihan yang terjadi saat mau haid biasanya bewarna hijau muda dan berbau tidak sedap yang bisa saja menandakan adanya infeksi jamur pada vagina.Sedangkan keputihan yang terjadi saat kamu hamil bewarna putih susu dan tidak terlalu berbau.

Cara mengatasi keputihan yang terjadi saat mau haid dan hamil

Setelah mengetahui perbedaan keputihan mau haid dan hamil, kini saatnya kamu menyimak bagaimana upaya atau cara untuk mengatasi keputihan tersebut. Baca informasi di bawah ini sampai habis, ya!

1. Jaga kebersihan vagina dengan benar 

Cara pertama untuk mengatasi keputihan tersebut adalah dengan menjaga kebersihan vagina dengan benar. Bersihkan vagina dari depan ke belakang (dari vagina ke anus), bukan sebaliknya yakni dari anus ke vagina.

2. Jangan menggunakan produk kewanitaan pembersih kewanitaan 

Pada dasarnya, vagina adalah salah satu organ tubuh yang bisa membersihkan organnya dengan sendirinya. Oleh karena itu, kamu tidak perlu memakai produk kewanitaan untuk membersihkan vagina agar kadar pH di vaginamu tetap terjaga dengan normal.

3. Kompres menggunakan air dingin 

Selain menjaga kebersihan vagina dengan benar dan menghindari memakai produk pembersih kewanitaan, mengompres vagina dengan air dingin adalah alternatif lain jika kamu mengalami keputihan.

Mengompres vagina dengan air dingin dapat meredakan rasa gatal dan bengkak yang ada di vaginamu karena keputihan yang disebabkan oleh jamur. Kamu bisa mengompresnya menggunakan es atau kain lembut yang sudah direndam di air dingin.

4. Pergi ke dokter untuk berkonsultasi 

Jika keputihan berlangsung terus menerus dan semakin parah, hendaknya kamu pergi ke dokter untuk memeriksa apakah ada penyakit atau infeksi jamur yang terjadi di vaginamu.

Dengan pergi ke dokter lebih awal, maka sama saja dengan kamu mengatasi adanya kemungkinan penyakit lebih awal dan selanjutnya mendapatkan penanganan yang lebih awal pula.

5. Menggunakan kondom saat berhubungan seks dengan pasanganmu 

Untuk menghindari risiko yang tidak diingankan, mintalah pasanganmu untuk memakai kondom saat berhubungan seksual jika kamu masih dalam proses pengobatan keputihan.

Hal ini dilakukan untuk menghindari infeksi yang semakin parah dan menularnya penyakit kelamin pada pasanganmu.

Itulah beberapa perbedaan keputihan mau haid dan hamil yang harus kamu ketahui sebagai wanita untuk kepentingan kesehatan reproduksimu dengan pasanganmu serta cara mengatasinya. Semoga informasi yang sudah dijelaskan di atas bisa bermanfaat, ya!

Categories: Period Health

Tags:

Amankah, Ambroxol untuk Ibu Hamil?

No Comments

Sampai saat ini, penelitian mengenai ambroxol untuk ibu hamil masih kurang memadai. Dalam beberapa studi yang telah dilakukan, ambroxol untuk ibu hamil dinilai tidak cukup aman. Namun, dalam penelitian lain justru menyatakan pemberian ambroxol memberikan pengaruh yang baik meski dikonsumsi selama kehamilan.

Walaupun begitu, menurut sebuah lembaga, ambroxol masuk ke dalam obat kategori C yang berarti berisiko pada janin. Namun, penelitian ini masih dilakukan pada hewan.

Efek Samping dari Ambroxol untuk Ibu Hamil

Ambroxol HCl (hidroklorida) atau ambroxol merupakan obat golongan mukolitik. Obat mukolitik berguna untuk mengencerkan dahak yang kental sampai menyumbat saluran pernapasan.

Jika menggunakan ambroxol HCl, maka dahak bisa lebih encer sehingga mudah dikeluarkan dari tenggorokan saat batuk. Hal ini akan membuat kamu lebih mudah bernapas, karena saluran pernapasan tidak lagi mengalami penyumbatan.

Umumnya, obat ini mengandung bahan aktif seperti Lasolvanz Mucosolvan dan Mucoangin. Zat-zat ini yang akan berperan mengembalikan mekanisme pembersihan (clearance) saluran pernapasan dengan merangsang pelepasan dan pembentukan surfaktan oleh pneumocytes type II.

Surfaktan inilah yang akan bertindak sebagai anti-lem dengan mengurangi perlengketan lendir ke dinding bronkus. Bahkan, akan membantu untuk memberikan perlindungan terhadap infeksi pada bronkus.

Meski setiap orang mengalami reaksi yang berbeda, namun ambroxol biasanya memberikan efek samping ringan seperti alergi dan masalah gastrointestinal dan reaksi alergi. Berikut beberapa efek samping dari obat ambroxol untuk ibu hamil yang akan biasanya dirasakan, yaitu:

  • Munculnya ruam pada kulit yang dibarengi rasa gatal dan terjadinya pembengkakan pada wajah.
  • Mengalami sesak napas atau dyspnea serta demam, mual, muntah, dan diare.
  • Mengalami rasa tidak nyaman atau dispepsia pada perut bagian atas, serta mulut atau tenggorokan terasa kering.
  • Mengalami mulas dan sakit perut serta gangguan sensorik atau parestesia pada mulut bagian atas
  • Terjadinya gangguan pada indra perasa atau dysgeusia

Penyakit yang Dapat Disembuhkan Ambroxol

Meskipun, Ambroxol termasuk salah satu jenis obat keras yang menggunakan resep dokter. Kamu tetap harus mengikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum mulai minum ambroxol HCl. Umumnya, ambroxol untuk ibu hamil ini bisa digunakan untuk beberapa kondisi, seperti:

1. Bronkitis

Bronkitis merupakan radang pada lapisan saluran bronkial karena terjadinya infeksi. Sedangkan, bronkus termasuk saluran keluar masuknya udara menuju dan dari paru-paru. Orang yang mempunyai penyakit bronkitis akan mengalami batuk lendir menebal, dengan warna dahak tertentu.

2. Bronkitis Asmatik

Kondisi ini merupakan gabungan dari penyakit bronkitis akut dan asma, dimana keduanya termasuk peradangan saluran napas. Apabila asma dan bronkitis akut terjadi secara bersamaan, maka kondisi seperti ini dikenal dengan bronkitis asthmatis.

3. Emfisema

Emfisema merupakan salah satu bentuk dari penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Dimana penyakit ini terjadi ketika paru-paru mengalami pelebaran saluran akibat adanya sumbatan yang menahun. Penyakit ini berhubungan dengan bronkitis kronis.

4. Bronkiektasis

Bronkiektasis merupakan kerusakan yang dapat membuat saluran udara melembek (bronkus) melebar, serta menebal secara tidak normal. Akibatnya, paru-paru akan kesulitan untuk dapat membersihkan lendir. Penyakit ini termasuk kondisi langka yang menyebabkan batuk berdahak tidak sembuh-sembuh.

5. Tracheobronchitis

Kondisi seperti ini terjadi ketika bronkus atau saluran tenggorokan yang mengalami peradangan. Umumnya, kondisi ini bisa disebabkan karena infeksi bakteri atau virus, tapi bisa juga akibat dari beberapa jenis iritasi, seperti asap rokok.

Ambroxol ini tidak disarankan untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Oleh karena itu, konsumsilah ambroxol untuk ibu hamil ini sesuai dengan jangka waktu yang sudah ditentukan dokter.